Angrybow Services

Angrybow Creative Writing Services

Asal Muasal Indonesia

Kita, adalah Indonesia. Setidaknya begitulah isi teriakan Surya Paloh ketika kampanye Partai Nasdem yang entah dimana, pokoknya nyaring betul suara dia : "Indonesia adalah KITA! KITA! KITAAAA!..."

Tapi, daerah kita itu dulunya seperti apa ya? Mari kita lihat Indonesia pada era Pleistocene. Lihatah peta di bawah ini :

klik untuk memperbesar ukuran peta (NakedScience.net)
Kita lihat sama-sama, Indonesia ada di kawasan timur peta, atau di bawah tulisan "Map 2" pada peta itu. Tampak bahwa Sumatera, Jawa, dan Kalimantan adalah satu daratan. Justru Sulawesi yang tidak satu daratan. Itu pula sebab kawasan utara Jawa, Kalimantan dan daerah Medan, Batam, Tanjung Pinang, dan bagian barat Sumatera lainnya cenderung stabil, karena pernah pernah berdiri di atas satu daratan benua. Sedangkan Sulawesi, Ambon, Halmahera, dan sekitarnya cenderung labil karena dalam lempengan aktif di antara selat daratan Asia dan Australia.

Lalu siapa saja yang hidup di situ pada era tersebut? Dan bagaimana mereka menjalani hidup di masa itu? Berdasarkan tulisan sejarah Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald saat itu Indonesia didiami oleh mahluk yang namanya Homo Erectus atau yang dikenal dengan nama Manusia Jawa. Mereka hidup nomaden atau berpindah-pindah ladang. Kehidupan mereka hanya hingga jaman prasejarah berakhir.

Homo Erectus (National Geographic)

Setelah prasejarah berakhir, muncullah suku-suku bangsa yang hidup di daratan Sumatera-Jawa-Kalimantan, yang sudah mulai terendam laut di bagian utara. Mereka mulai muncul di masa puluhan ribu sebelum Masehi (SM). Mereka adalah suku bangsa Australoid dan Melanesia. Karakter fisik mereka seperti orang Aborigin, yaitu berkulit gelap, berambut keriting tebal. Tidak seperti bangsa Afrika, yang rambutnya keriting tipis-tipis. Mereka hidup berkoloni, dipimpin kepala suku.

Kemudian menjelang Masehi, yaitu sekitar 5.000 SM di saat Sumatera, Jawa, dan Kalimantan sudah terpisah oleh lautan, suku-suku bangsa yang hidup di daerah tersebut adalah Austronesia. Mereka tersebar dari Madagascar ke Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Filiphina. Inilah sebabnya karakter wajah-wajah di kawasan tersebut mirip-mirip.

Nah, peradaban Indonesia dimulai pada sekitaran 300-200 SM dimana ekspansi kerajaan Hindu mulai menyentuh kawasan Indonesia. Saat itu, wilayah Indonesia yang terkenal adalah Swarna Dwipa dan Jawa Dwipa. Swarna Dwipa ialah sebutan Pulau Sumatera oleh orang-orang kerajaan Hindu dan Jawa Dwipa tak lain adalah Jawa.

Kemudian memasuki abad 1 Masehi ada seorang remaja bernama Aji Saka -yang masih menjadi perdebatan apakah dia hanya mitos atau benar-benar eksis, yang memperkenalkan sistem penulisan Jawa berdasarkan skrip India. Itu pula dasar para ahli mematahkan anggapan mitos bahwa Aji Saka sebenarnya berasal dari negeri India.

Ilustrasi wayang Aji Saka (AjiSaka Team Copyright)

Lalu pada sekitar tahun 150 Masehi, berdasarkan Naskah Wangsakerta - Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara (yang disusun sebuah panitia dengan ketuanya Pangeran Wangsakerta) diperkirakan bahwa kerajaan paling awal yang ada di Nusantara adalah Kerajaan Salakanagara.

Salakanagara diyakini sebagai leluhur Suku Sunda, lantaran wilayah peradaban Salakanagara sama persis dengan wilayah peradaban orang Sunda selama berabad-abad. Dan yang memperkuat lagi adalah kesamaan kosakata antara Sunda dan Salakanagara.

Lalu memasuki abad 4 di Indonesia, berdirilah kerajaan Kutai. Menurut berbagai sumber, kerajaan Hindu terbesar di dunia ternyata adalah kerajaan Kutai, yang terletak di Kalimantan. Walau candi-candi Hindu tertua ada di India, namun Kutai dahulu adalah pusat Hindu dunia, dengan Raja Kudungga yang berkuasa. Dan abad 5 merupakan masuknya pengaruh Budha ke Indonesia, dimulai dari Sumatera.

Sejarah Indonesia mulai seru sejak tahun 1200 dimana ajaran Islam masuk melalui Aceh. Pengaruh Islam pun menyebar hingga Ternate di pertengahan abad 13. Di tahun 1200-an itu pula kecamuk perang perebutan kekuasaan dimulai, diawali dari manuver Ken Arok membunuh Kertajaya dan mendirikan Kerajaan Singasari dimana dia sebagai Raja. Kemudian Singasari dibubarkan oleh Kertanegara dan Kertanegara diinvasi oleh pasukan Mongol lantaran bikin malu Kaisar Kubilai Khan.

Kubilai Khan (Wkipedia)
 
Lalu pasukan Mongol dimanfaatkan untuk mendirikan kerajaan Majapahit oleh Raden Wijaya. Kerajaan Majapahit kemudian berkuasa di Nusantara hingga penghujung tahun 1400. Tahun 1500 masuk bangsa Portugis ke Indonesia dan menaklukkan Malaka. Tak lama kemudian datang Belanda dengan politiknya merangkul beberapa kerajaan di Indonesia dan mengusir Portugis.

Namun tahun 1602 Belanda mendirikan serikat dagang VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) dan di situlah tampuk kekuasaan Belanda berdiri di Tanah Nusantara ini hingga akhirnya 1945 diambil alih oleh Presiden Soekarno.

Tahun 1965, Indonesia mengalami masa revolusi karena Presiden Soekarno dianggap berpihak pada komunis dan kekuasaannya diserahkan ke Jenderal Soeharto. Sejak 1965 hingga 1998 Presiden Soeharto berkuasa dengan gaya otoriternya. Presiden yang dijuluki Smiling General itu memerintah dengan memunculkan pro-kontra, terutama mengenai pantaskah dia disebut pahlawan.

Tahun 1998 kekuasaan Soeharto diturunkan ke Wakil Presiden B.J Habibie. Lalu 1999 diadakan Pemilu langsung pertama kali di Indonesia dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) memenangkan hasil pemilihan. Namun karena gaya kepemimpinannya yang menjadi polemik sana sini, akhirnya Gus Dur digantikan Megawati Soekarnoputri pada 2001 melalui politik Poros Tengah.

Pada Pemilu 2004 pamor Megawati kalah oleh bekas bawahannya dari Kabinet Gotong Royong, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Indonesia pun di bawah kekuasaan SBY selama 10 tahun dan digantikan oleh Joko Widodo pada 2014 melalui kemenangan mutlak suara pemilu. Lawan politik Joko Widodo saat itu adalah Prabowo Subianto.

Di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, terjadi fenomena masyarakat yang cukup menyita perhatian dunia yaitu Fenomena Kecebong dan Kampret. Hingga akhirnya Presiden Joko Widodo dengan mesin politiknya berhasil menyingkirkan lawan lamanya, Prabowo Subianto dengan kemenangan kontroversial. Prabowo Subianto pun menjadi menteri di Kabinet Indonesia Maju.

Jadi kesimpulanya, Indonesia itu diawali oleh Manusia Jawa dan hingga sekarang dipimpin oleh orang dari Tanah Jawa. Jadi siapa kita? Kita adalah ... Jawa?

Comments