Angrybow Services

Angrybow Creative Writing Services

Manfaatkan Kesempatan Saat Pagebluk

Lantaran pagebluk virus Corona ini, sebagian besar kegiatan dilakukan secara virtual di dunia maya. Belajar lewat internet, ujian lewat internet, kemudian menyelesaikan pekerjaan juga lewat internet, rapat, diskusi, bahkan nyanyi, sampai mengaji pun pakai internet. Negara pun tidak ketinggalan, membuat konser virtual melalui BPIP selaku penyelenggaranya.

Tingginya giat dunia maya akhir-akhir ini, membuat jasa layanan internet atau internet service provider (ISP) harus jauh lebih sigap menanganinya. Karena peningkatan pengunjung di berbagai website dan program online mencuat mendadak. Para pemohon baru ISP bertumbuh masif atau mereka yang ingin mengingkatkan kecepatan internet. Karena semua serba mengudara di buana maya. Mereka yang tadinya cuma punya satu ISP di rumahnya, ada yang menambah hingga dua ISP demi kebutuhan online.

Ilustrasi : MaxMonroe.com

Lalu para pelaku industri online, yang meliputi usaha penyedia penyimpan data dan program virtual seperti industri media sosial, startup, toko online, game online, dan lainnya, bahkan hingga laman pornografi pun, ikut mengalami lonjakan pertumbuhan pengguna (user). Sehingga mereka juga wajib mengimbangi kemampuan layanan dengan pertumbuhan aktivitas pengguna tersebut.

Alhasil, produsen jasa layanan internet harus meningkatkan teknologi dan infrastruktur internet supaya tidak terjadi koneksi lambat. Pendapatan ISP juga pasti meningkat dari peningkatan aktivitas pelanggan mereka. Mulai dari peningkatan kontrak layanan skala besar hingga dari yang ketengan pembelian paket data. Menjadi berkah juga bagi produsen layanan internet akibat kejadian wabah ini.

Baik ISP, industri online, dan para nasabahnya, tentu tidak terlepas dari ketergantungan energi listrik. Di sini, penyedia energi listrik terdepan negara yakni PLN juga ikut mendapat peningkatan keuntungan. Lalu PLN juga memerlukan bahan baku industrinya dari Pertamina dan perusahaan pendukung lainnya. Mereka, alhasil ikut kecipratan untung juga.

Kemudian, baik ISP, pelaku usaha industri online, PLN, Pertamina, dan lainnya, akan berkolaborasi saling memutar keuntungan, dengan mencari para kreator konten (pembuat makna isi internet) yang positif dan kreatif. Para ISP mendambakan peningkatan keuntungan dari semakin banyak penggunannya. Pelaku industri online sebagai pengguna ISP mendambakan keuntungan dari semakin aktifnya user account mereka. Keuntungan itu lalu diputar di pasar modal, di sektor riil, sehingga terjadi perputaran ekonomi dan seterusnya.

Naik Panggung

Nah, disinilah waktunya para user memanfaatkan keberkahan tersebut. Jangan cukup sebatas menjadi penonton yang berdecak kagum atas peristiwa tersebut. Mereka yang mampu membuat konten menarik dan bermanfaat, bisa ikut 'kecipratan' dari berkah para produsen industri internet tersebut. Maka sebaiknya manfaatkan iuran jasa internet dan listrik kita, menjadi keuntungan kembali.

Munculkan potensi diri yang positif ke ranah dunia maya, sehingga banyak orang kenal sisi positif kita. Yang jago writing, video shooting, editing, blog, vlog, ini jadi saat yang baik untuk 'naik panggung'. Baru-baru ini seorang kreator konten membuat tips bermanfaat tentang budidaya ikan dalam ember (budikdamber). Tayangannya tentang budikdamber diunggah di media sosial YouTube dan meraup jutaan penonton. Dari sisi penontonnya saja si pencipta budikdamber sudah bisa mendulang duit.

Foto: Kompas.com

Belum lagi pendapatan dari undangan-undangan menjadi pembicara di sana sini, dari para pecinta budidaya tanaman dan ikan. Itu hanya salah satu upaya memanfaatkan keberkahan dari situasi yang tidak biasa. Keuntungan dari situasi yang tidak biasa ini juga sebenarnya bisa diraih dengan cara non positif. Namun tetap saja keuntungan yang didapat hanya sebatas single-side. Bisa saja membuat konten sensasional bahkan hoax, sehingga mendapat uang dari click bait.

Namun setelah itu apa? Risiko terbesar tentunya terjerat pelanggaran UU ITE dan ditangkap polisi. Namun para pemanfaat picik seperti ini sudah barang tentu tidak akan dapat mendapatkan respek dari masyarakat. Mustahil jika ada yang mengundang mereka, sebagai pembicara ahli fitnah bukan? Maka mari, kita bersama-sama memaksimalkan potensi diri untuk kebaikan bersama dan menjauhkan diri dari hal-hal unfaedah.

Comments