Main Ad

Ancaman dan Potensi 2023

Setelah Cina, ada Amerika Serikat dan Eropa. Ketiga wilayah di dunia itulah pemangsa ekspor Indonesia, terutama pada industri tekstil dan turunannya. Jika potensi ketiganya digabungkan, maka total pendapatan ekspor Indonesia sekitar 40%. Namun masalahnya, pada 2023 ini ketiga negara tersebut diramalkan akan mengalami inflasi, bahkan hyperinflation.

Alhasil, kemungkinan 40% wilayah yang menjadi sumber pendapatan ekspor Indonesia tersebut akan melemah, karena membatasi diri dari pembelian barang akibat inflasi tinggi. Dan Indonesia, akan mengalami penurunan produksi, dimana pabrik-pabrik mengurangi aktivitasnya termasuk pemberhentian karyawan atau pemutusan hak kerja (PHK). Biaya produksi terpaksa harus ditekan lantaran permintaan produk dari negara pembeli berkurang.

Kemungkinan berikutnya -dari pengaruh inflasi di luar negeri tersebut adalah, penurunan di sektor teknologi informasi, dalam hal ini penggunaan aplikasi teknologi. Sektor teknologi yang memerlukan komponen serba canggih yang diproduksi negara-negara tersebut (Cina, Amerika, dan Eropa) menjadi terbatas lantaran mereka juga sedang mengalami perlambatan ekonomi. Yang akan terancam oleh kondisi tersebut adalah industri start up yang sudah mulai goyah pada 2022 lalu. Kemungkinan besar akan berlanjut di 2023 ini. 


Foto milik LKBN Antara


Memang masih ada 60% potensi ekspor, tapi dengan merosotnya 40% penerimaan tersebut harus disikapi dengan penuh antisipasi. Karena implikasinya akan sangat membebani ekonomi secara makro. Namun Indonesia sebagai negara dengan kekuatan sektor riil, masih memiliki potensi cukup besar dari produksi pangan. Ketahanan pangan di Indonesia diprediksi menjadi salah satu kekuatan dalam menghadapi krisis global. Namun tentunya dengan kebijakan yang strategis dan tepat pula. Salah satu yang sangat perlu ditingkatkan adalah potensi kearifan lokal pangan, dimana sumber-sumber pangan di seluruh daerah di Indonesia mampu menopang kebutuhan pangan masyarakat. 


Referensi tulisan:

- Indef

- Badan Pangan Nasional

- LKBN Antara


Post a Comment

0 Comments