Isfahan yang Akan Muncul 70 Ribu Pengikut Dajjal

Angrybow
By -
0

Bagi yang pernah ke Isfahan, mereka akan melihat banyak peninggalan sejarah dunia. Dari mulai gedung, tugu, monumen, dan lainnya sehingga Isfahan akhirnya dijuluki "Kota Separuh Dunia" lantaran peninggalan sejarah yang sangat banyak. 


Iran baru-baru ini 'dikeroyok' dua negara yang berkepentingan yakni persekutuan Amerika Serikat dan Israel. Di era rezim Ayatullah Khamenei --yang kini telah dinyatakan gugur oleh serangan dua negara itu, Iran sangat gencar mengutuk Israel dan Yahudi. Sebelum gugur, seiring semakin menua usia Khamenei, regenerasi pun terjadi. Adalah Reza Pahlevi II yang kini siap menggantikan rezim yang sedang berupaya digulingkan melalui dukungan dua bersekutu itu. 

Jalanan di Tehran diwarnai banyak aksi semangat perlawanan dan aksi mengutuk Israel dan Amerika Serikat atas kematian Khamenei. Tapi sebagian lainnya malah bersyukur atas gugurnya Khamenei. 


Apa sebab? Inilah yang sedang banyak diulas oleh para ustadz dan ahli tafsir. Para ustadz dan ahli ini mengajak kita membuka kembali H.R. Muslim No. 2944 di mana Rasulullah SAW mengungkapkan, "Di Isfahan akan keluar 70 ribu orang Yahudi mengenakan jubah Persia dan menjadi pengikutnya Dajjal." 


Ilustrasi Kota Isfahan (AI)



Menurut mereka, cukuplah sudah kita berbelasungkawa atas gugurnya Khamenei dan mulailah waspada dengan sabda Nabi Muhammad SAW pada 1.400 tahun lalu bahwa kelak akan muncul pengikut dajjal di Isfahan. Kapankah itu terjadi? Mungkin sudah dalam proses. 

Para ulama mengingatkan bahwa Reza Pahlevi II kini masih di Amerika Serikat di bawah 'asuhan' think tank para pro Israel dan di dalam dukungan pejabat tinggi Amerika Serikat. Dialah yang diduga kuat kelak penguasa rezim di saat Isfahan menurunkan 70 ribu pengikut Dajjal. 


Lalu apa yang bisa umat muslim lakukan saat ini? Mulailah saling menguatkan. Fitnah dajjal menurut para ustadz udah dimulai dengan perang fisik dan perang narasi serta pengurasan emosional antara muslim satu dengan lainnya. Begitulah yang disenangi Yahudi dan kafir. Sebab dengan lemahnya persatuan umat Islam maka Allah tidak akan mengizinkan lahirnya imam terkuat yang akan memimpin Islam memenangkan pertempuran menghancurkan Dajjal dan pengikutnya. 


Ingat! Buah yang bergizi lahir dari tanah yang kuat dan pohon yang kokoh akarnya. Selama muslim di dunia ini masih terpecah, kaum munafik masih berkuasa di atas kaum sholih, maka Allah belum akan membiarkan lahirnya Imam Mahdi. 


Allah akan menurunkan Imam Mahdi dan juga dajjal itu sendiri di Khurasan, yakni wilayah yang berseberangan dengan Isfahan (wilayah pusat pengikut dajjal). Di sanalah pasukan penghancur dajjal dan pengikutnya akan lahir. Tapi syaratnya hanya persatuan Islam yang kokoh yang akan menyebabkan panji Imam Mahdi muncul. "Jika kalian melihat panji-panji hitam keluar dari Khurasan, maka datangilah meski harus merangkak di atas salju. Sesungguhnya di sanalah Khalifah Allah muncul, yakni Imam Mahdi." H.R Ahmad, Al Hakim. 


Para ulama mengingatkan bahwa hari ini adalah inisiasi dari sabda Rasulullah SAW pada 1.400 tahun lalu. Sabda nabi bukanlah teori konspirasi, melainkan petunjuk. Ini baru pertanda menuju datangnya bala tentara dajjal. Bila Islam tidak bersatu, maka menurut para ahli, jangan harap Allah turunkan Imam Mahdi di tengah kemelut ini.

Tags:

Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)

#buttons=(Baiklah!) #days=(20)

Website ini menggunakan cookies. Cek Dulu
Ok, Go it!