Kali ini, @resmalitaa membagikan review buku yang berjudul Pendekar Racik karya @angiolaharry yang ada di aplikasi Lentera. 





Penasaran bagaimana reviewnya? Cek di bawah ini!

Pendekar Racik menceritakan Yazid mantan wartawan yang terpanggil untuk menjadi relawan pascatsunami Aceh. Di sana ia bertemu Farida dan beberapa teman yang membantunya melewati trauma sebab kisruh operasi militer.

Namun, Pendekar Racik bukannya tak bercela. Dengan judul yang menarik dan mudah diingat, aku sebagai pembaca dibuat kaget bagaimana Yazid akhirnya memilih “jalan damai” untuk dirinya sendiri. Dibilang receh tidak, dibilang mendebarkan sebagaimana bab-bab di awal juga tidak. Menurutku, dengan beragam tokoh dan latar yang membentuk alur sedemikian mendebarkan di awal, Yazid memilih jalan aman—yang tentu belum menunaikan ekspektasiku, meski keputusannya itu tetap beralasan.

Aku mengira-ngira, Pendekar Racik mungkin memang bukan sekadar novel yang merekam peristiwa penting di Aceh, melainkan merekam sisi humanis relawan yang kadung terjun ke lapangan. Bertarung trauma, menepis perasaan bahwa mereka tak nyaman menelan begitu banyak kejadian yang tak sedap dipandang mata dan telinga.





Penulis juga menyelipkan bagaimana gerakan sipil dan militer yang berseteru membuat saling tuding dan penanganan hukum yang keliru. Ini kentara saat Zaitunah, salah satu anak dari pemuka Inong Balee dicabuli pemuda tengah malam dan membuat pihak Inong Balee berasumsi bahwa yang bertanggung jawab adalah pihak TNI. Bagiku, ini bukan sekadar pemanis cerita, tapi juga bagian penting bagaimana saat di lokasi kejadian, banyak yang luput dibantu relawan, dan cuma bisa direnungkan sambil mengutuk diri mengapa hal-hal begini terjadi dan negara kerap kecolongan—bahkan hingga sekarang, hehe.

Pendekar Racik layak dibaca untukmu yang suka fiksi berbau sejarah, bahkan untuk pembaca pemula.

Nah, gimana, kamu tertarik juga gak baca buku ini? Yuk, langsung download dan buka aplikasi Lentera. Ikutan reviewnya juga boleh~

#BacaDiLentera #launchingoflentera