Tulisan ini diambil dari pesan WhatsApp berantai. Penulis asli tulisan ini entah siapa, yang pasti dia adalah orang yang mencoba menunjukkan keberpihakannya terhadap pembebasan Palestina dari penjajahan Israel. 


Foto: Detik.com


Dan berikut isi pesannya:


Saudaraku muslimin dan muslimah,

 

Sesekali tidaklah suara kita di media sosial sia-sia. Suarakan ketimpangan perhatian soal konflik yahudi dan Palestina, untuk mengguncang munculnya pemimpin besar kelak. Ini sudah qadarullah, tidak akan bisa dihindari.

 

Dari kajian para ahli tafsir hadits dan analisa para ustadz yang paham soal Palestina dan yahudi ini, secara garis besar akan benar-benar tergambarkan bahwa memang Palestina akan diambilalih habis-habisan oleh yahudi. Tak ada pemimpin Islam yang bisa berbuat apa-apa. Namun dari hal itu, di Arab Saudi akan muncul pergolakan internal (di dalam kerajaan) yakni dari para keturunan dan putra kerajaan akan berselisih soal merebut kembali Al Quds. Di situlah perselisihan semakin membesar, dan di tengah kekacauan itu, muncul Imam Mahdi.

 

Pemimpin besar itulah yang akan membebaskan kembali Al Quds dari yahudi dan zionis. Bila kita pun ikut diam seribu bahasa seperti halnya para pemimpin Islam tersebut, niscaya Allah tidak akan mengubah nasib. Maka percepat ketentuan Allah, dengan lantang suara dan perhatian kita di mana pun berada. Wallahu a'lam bi showwab...

---+++----